Ayo Cegah HIV/AIDS dengan Kondom


JAKARTA, SENIN - Pekan Kondom Nasional 2008 kembali digelar Komisi Penanggulangan AIDS Nasional (KPAN), Badan Koordinasi Keluarga Berencana Nasional, DKT Indonesia dan mitra lainnya.

Kampanye ini diselenggarakan untuk meningkatkan pemahaman dan kesadaran tentang penggunaan kondom sebagai alat untuk menghindari kehamilan tidak direncanakan dan mengatasi penyebaran infeksi menular seksual, termasuk HIV.

Departemen Kesehatan menyebutkan, pada akhir Juni 2007, jumlah orang terinfeksi HIV dilaporkan di 194 kabupaten/kota di Indonesia. Secara kumulatif, jumlah orang yang hidup dengan HIV/AIDS atau ODHA 14.628 orang, terdiri dari 5.813 kasus HIV dan 9.689 kasus AIDS. Kelompok paling rentan dan terbesar terkena penularan HIV/AIDS adalah kelompok usia produktif yaitu 15-49 tahun sebanyak 82 persen.

Penularan virus HIV terjadi karena penggunaan napza suntik 49,1 persen, dan lewat hubungan seksual 46,2 persen (heteroseksual 42,1 persen dan homoseksual 4,1 persen), kata Sekretaris KPA Nasional Nafsiah Mboi, dalam diskusi terkait Pekan Kondom Nasional 2008, Senin (3/11), di Kafe Barcode, Kemang, Jakarta Selatan.

Selain itu, jumlah penghentian kehamilan atau aborsi di Indonesia sangat tinggi. Data Departemen Kesehatan RI per Agustus 2007 memperlihatkan, jumlah kasus aborsi di Indonesia mencapai 2,3 juta kasus per tahun. Hal ini belum termasuk aborsi non medis. Oleh karena itu, rangkaian kegiatan di dalam PKN 2008 diarahkan untuk meningkatkan pemahaman dan penggunaan kondom sebagai salah satu cara untuk mengatasi kehamilan tidak direncanakan dan infeksi menular seksual, termasuk HIV, ujar Nafsiah.

Langkah terbaik menghindari kehamilan yang tidak direncanakan dan IMS adalah dengan berpantang melakukan hubungan seks sebelum menikah (abstinence) dan saling setia dengan pasangan (be faithful). Akan tetapi, pada setiap hubungan seksual yang berisiko penularan IMS dan HIV, penggunaan kondom menunjukkan perilaku bertanggung jawab.

PKB 2008 merupakan kesempatan berharga bagi setiap organisasi dan unsur pemerintah, swasta, maupun yayasan nirlaba untuk secara independen maupun kolektif mengadakan kegiatan demi meningkatkan kesadaran akan pentingnya penggunaan kondom di Indonesia, ungkap Pierre Frederick, koordinator Pekan Kondom Nasional, menegaskan.

Rencananya, dalam sepekan ke depan, agenda PKN 2008 akan terdiri dari serangkaian kegiatan yang mencakup talkshow, kompetisi jurnalistik, kompetisi universitas, MTV Staying Alive 2008, peluncuran kondom di Hard Rock Cafe di Jakarta dan Bali, serta PKN On The Road.

0 komentar:

Posting Komentar